Tergiur Kelezatan Enam Dessert Klasik Perancis

VIVAlife – Tak hanya memiliki tata kota yang anggun dengan suasana romantisnya, Perancis juga dikenal sebagai tempat yang menawari makanan ‘cantik’. Hal ini dikarenakan dasar budaya kuliner Perancis sendiri.

Bagi mereka, kegiatan makan bukan hanya masalah lapar atau tidak lapar, tapi bagaimana seseorang dapat menikmati sebuah hidangan. Konsep casual French dining bahkan terkenal hingga ke seluruh penjuru dunia. Konsep yang menyediakan menu-menu cantik dengan tatanan apik tersebut kemudian banyak membuat dessert (makanan penutup) klasik khas Perancis dikenal secara luas. Mau tahu apa saja?

– Souffle

Jenis dessert klasik khas Perancis yang satu ini dibuat dengan kuning telur dan putih telur yang dikocok kemudian dikombinasikan dengan berbagai bahan lainnya dan disajikan sebagai hidangan utama yang cita rasanya gurih atau manis.

Kata souffle dalam bahasa Perancis berarti ‘meledakkan’ atau ‘mengangkat’. Nama souffle memang tepat karena bentuknya yang mengembang ketika baru keluar dari oven dan biasanya akan menyusut atau turun setelah lima atau 10 menit.

Beberapa bahan yang dapat dipakai sebagai bahan utama souffle antara lain keju, selai, buah-buahan, cokelat dan masih banyak lagi. Terdapat beberapa variasi pada souffle, salah satunya adalah es krim souffle, yang menggabungkan souffle dengan es krim serta ditambahkan dengan buah atau saus panas.

Ada pula souffle kentang, yang dibuat dengan irisan kentang yang telah ditumis terlebih dahulu dan secara tradisional disajikan dengan chateaubriand steak.

– Creme Brulee

Makanan pencuci mulut autentik Perancis yang bertekstur creamy ini juga dikenal dengan nama burnt cream, crema catalana, atau trinity cream. Bahan dasar creme brulee yakni custard yang diberi vanili segar yang diresapi dengan minuman brendi khusus dan karamel. Terkadang, creme brulee juga diberikan sentuhan rasa jeruk, rosemary, cokelat, kopi, teh hijau, pistachio, kelapa, dan sebagainya.

– Macaron

Kudapan atau dessert yang manis ini adalah meringue berbasis gula dibuat dengan putih telur, icing sugar, gula pasir, bubuk almond, dan pewarna makanan. Macaron biasanya diolesi dengan ganache, butter cream atau selai sebagai isian. Nama macaron berasal dari kata Maccarone Italia atau Maccherone.

– Crepe

Crepe yang saat ini dapat ditemui di banyak restoran dan mudah dibuat ini juga termasuk salah satu menu dessert klasik Perancis. Walaupun sering dihidangkan dengan topping-topping bercita rasa manis seperti sirup, buah-buahan, cokelat, whipped cream, selai, gula bubuk dan sebagainya, crepe juga seringkali disajikan sebagai hidangan makan siang atau makan malam bersama keju, ham, telur, ratatouille, jamur, artichoke, dan daging.

– Eclair

Eclair merupakan kue berbentuk persegi panjang yang dibuat dengan adonan choux (adonan yang dibuat dengan menggunakan mentega, air, tepung terigu dan telur) diisi dengan krim dan di bagian atas diberi icing. Kue ini biasa dipanggang hingga garing. Setelah matang dan didinginkan, kue kemudian diisi dengan custard vanili, kopi, cokelat, whipped cream, atau krim chiboust.

– Profiterole

Dessert yang di Amerika disebut dengan cream puff dan di Perancis juga dikenal dengan nama choux à la crème adalah bola kue choux yang diisi dengan whipped cream, krim kue atau es krim. Puff dapat dibiarkan polos atau dihiasi dengan saus cokelat, karamel, atau gula bubuk. Di beberapa daerah Perancis, istilah profiterole digunakan untuk versi kecil kue ini yang di dalamnya penuh dengan whipped ice cream dan diberi topping cokelat di atasnya. (eh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *