Istana Versailles

Awalnya, Istana Versailles hanya difungsikan sebagai tempat peristirahatan sementara bagi raja beserta rombongan setelah selesai menyalurkan hobi berburunya. Namun, setelah Raja Louis XIV naik tahta pada tahun 1661, Chateau de Versailles dijadikan tempat kediaman resmi raja Perancis.

Kemegahan bangunan istana terlihat dari bentuk arsitektur khas French Baroque, sesuai dengan gaya keindahan arsitektur pada masa itu. Pembangunan istana ini memakan waktu 40 tahun, di bawah pimpinan arsitek Le Van (1612-1670) dan dibantu oleh Jules Hardouin Mansart.

Namun, proses pembangunan istana dan juga perluasan arealnya semakin menjadi-jadi untuk memenuhi permintaan permaisuri Louis XIV, Maria Antoinette, yang terkenal sangat borjuis dan menyukai kemewahan. Pembangunan istana yang terkenal akan kemewahannya ini—yang sebagian besar dibiayai dengan memeras dan melipat gandakan pajak rakyat—akhirnya memicu terjadinya Revolusi Perancis pada 1789. Kejadian inilah yang merubah wajah politik Perancis dari monarki absolut menjadi republik.

Pada tahun 1837, Istana Versailles dijadikan museum nasional oleh pemerintah setempat. Sejak saat itu, arus kunjungan turis mancanegara seakan tak pernah habis mendatangi tempat tersebut. Jika sahabat wisata muslim tertarik untuk berkunjung, sebaiknya datang pada pagi hari (usahakan untuk menghindari hari Minggu karena tempat ini biasanya sangat padat).

Istana Versailles sangat luas. Bangunan ini memiliki 2.300 ruangan di atas tanah seluas 63.154 meter persegi. Dari 2.300 ruangan tersebut, terdapat 1.000 ruangan yang kini digunakan sebagai museum. Sementara 100 hektar lainnya dijadikan areal kebun dan taman, yang didesain dan dikerjakan oleh arsitek kenamaan Le Notre.

Salah satu ruangan terindah yang dibuka untuk kunjungan turis adalah Hall of Mirrors dan Hercules Room. Ruang Hall of Mirrors adalah karya design dari arsitek Charles Le Brun dan merupakan ruang megah yang berupa lorong panjang. Ruang ini dilengkapi dengan cermin dan plafon berupa lukisan, dengan lampu-lampu kristal yang cantik dan ornamen-ornamen hiasan berlapis emas. Dulu, ruang ini dipakai sebagai ruang pesta. Hall of Mirrors juga menjadi saksi sejarah dengan ditandatanganinya Perjanjian Versailles pada tahun 1919, yang mengakhiri berkecamuknya Perang Dunia I, yang melanda Eropa pada 1914-1919. Adapun Hercules Room juga berupa ruang yang indah dan megah dengan lukisan cantik pada plafonnya.

Untuk menuju istana ratu dari Louis ke-16, sahabat wisata muslim sebaiknya menggunakan kereta karena cukup jauh. Ada dua kediaman ratu, yaitu Petit Trianon dan Hameau de la Reine. Jauh dari kilauan emas, itulah yang tersirat saat melihat kepulauan istana milik ratu asal Austria ini. Istri dari Louis ke-16, yang kabarnya ratu pesta, ternyata memiliki istana yang sangat bertolak belakang dengan gambaran Château Versailles.

Kedua tempat tinggal Marie Antoinette ini sangat berhubungan. Hanya tipenya begitu berbeda. Petit Trianon berupa bangunan kerajaan kecil. Sementara Hameau de la Reine berbentuk gubuk-gubuk mungil, lucu, dan cantik bila dilihat dari kejauhan. Bagaikan rumah mainan yang cocok untuk para kurcaci dengan taman dan danau di sekitarnya.

Tiket masuk ke Istana Versailles ini berbeda-beda, mulai dari 18 euro hingga 25 euro, tergantung kepada beberapa tempat yang akan dituju. Sementara anak-anak di bawah usia  18 tahun tidak dipungut bayaran untuk mengunjungi istana dan pamerannya. Untuk tempat lain, seperti taman dengan air mancur, harus membayar meskipun tak mahal.

Untuk menikmati keindahan istana yang pada awalnya dibangun atas keinginan Raja Louis ke-13 ini memang tidak cukup dengan hitungan jam, tetapi perlu menyisihkan waktu satu hari. Di Istana Versailles  disediakan mobil kecil seperti mobil untuk bermain golf, yang tentu saja harus menyewa. Namun, ada juga kereta wisata yang akan membawa sahabat wisata muslim berkeliling daerah istana.

Sumber dari http://www.cheria-travel.com/2013/03/Istana-Versailles-Istana-Megah-Bertatahkan-Emas.html

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *