Pantai di Saint Malo

SAINT Malo merupakan daerah pesisir pantai yang berada dalam wilayah administratif Bretagne, bagian barat Prancis. Untuk mencapai pantai ini, dibutuhkan waktu lebih kurang 45 menit dari Kota Rennes, ibu kota Bretagne.

Mereka menikmati suasana rileks di pantai ini setelah lelah bekerja dari hari Senin hingga Jumat. Para wisatawan menghabiskan akhir pekan (weekend) bersama kerabat dekat, keluarga, maupun kolega masing-masing di pantai yang sangat terkenal dengan makanan laut (seafood)-nya ini.

Ada berbagai aktivitas yang dapat dilakukan pengunjung di sini. Mulai dari berenang, berselancar, memancing atau hanya sekadar berjemur di bawah terik matahari yang dalam bahasa Aceh disebut meuadee.

Di kalangan penduduk Prancis, khususnya Bretagne, Saint Malo dikenal sebagai salah satu pantai terindah. Selain keindahan pantainya, di sana juga banyak terdapat bangunan yang penuh nilai historik, seperti Musee Chateau de Saint Malo dan Musee International du Long-Cours Cap-Hornier.

Ada hal yang sangat menarik saat mengunjungi kedua museum ini, yakni hampir semua benda pajangannya berhubungan dengan pelayaran/maritim di masa dahulu kala. Pajangan museum ini tentu sangat menarik perhatian pengunjung karena memiliki keunikan tersendiri. Jenis pajangan terdiri atas replika kapal dari berbagai era, peralatan pelayaran, peta pelayaran, bahkan lukisan bajak laut (lanun) yang terkenal dengan mata satunya.

Untuk mengenang para tokoh pelayaran, di museum ini juga dipajang lukisan Jacques Cartier, salah satu pelaut Saint-Malo paling terkenal di eranya. Ia merupakan orang Eropa pertama yang melakukan perjalanan ke Amerika Utara pada abad ke-15. Kedua museum ini didirikan untuk mengenang kejayaan pelayaran Prancis di masa lalu, khususnya bagian barat negeri Menara Eiffel ini.

Warisan pelayaran hingga sekarang masih melekat pada penduduk yang bermukim diwilayah ini. Tak ayal, banyak penduduk di sekitar Saint Malo berprofesi sebagai nelayan. Mereka merupakan nelayan-nelayan yang sudah modern, karena menggunakan peralatan yang serbacanggih dalam melakukan aktivitasnya di lautan.

Di wilayah ini juga terdapat pelabuhan laut besar yang berperan sebagai pelabuhan ekspor impor. Pelabuahan ini dikenal dengan nama Le Port de Saint-Malo. Inilah, antara lain, daya tarik mengapa wisatawan doyan mengujungi pantai Saint Malo. Suatu saat, insya Allah, Anda dari Aceh yang berkunjung ke pantai eksotik ini.

Sumber dari http://ppirennes.wordpress.com/2013/01/01/saint-malo-pantai-terindah-di-prancis/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *