Prancis cegah warga ke Suriah dan Irak

Pemerintah Prancis mengajukan usulan larangan enam bulan perjalanan warga negara yang bertolak ke Suriah dan Irak untuk berperang bersama kelompok miitan.
Para pejabat pemerintah mengatakan dua atau tiga pemuda Muslim meninggalkan Prancis setiap hari untuk bergabung dengan kelompok berhaluan Islam.

Sejumlah pihak khawatir mereka yang bertolak ke Suriah dan Irak akan menjadi ancaman bagi Prancis sendiri.
Seorang warga Prancis yang ditahan karena membunuh empat orang di Musuem Yahudi Brussels bulan Mei lalu, Mehdi Nemmourche, telah kembali dari Suriah, setelah menjadi radikal di penjara.
Warga Prancis lain, Mohamed Merah, menewaskan tujuh orang di Toulouse pada 2012 sebelum ditembak mati polisi.
Para korbannya adalah tiga paramiliter serta tiga anak dan seorang guru di sekolah Yahudi.

Koordinator kontra terorisme Uni Eropa Gille de Kerchove mengumumkan bahwa menteri dalam negeri dari sembilan negara menyepakati rencana untuk melacak mereka yang bertolak ke Suriah dan mencegah mereka terlibat dalam tindak terorisme sekembali mereka dari negara itu.
Negara-negara yang menandantangani rencana itu adalah Belgia, Prancis, Jerman, Inggris, Spanyol, Italia, Denmark, Swedia dan Belanda.

Sumber dari http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140709_prancis_isis.shtml

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *